Merdekakan Warga Desa dengan Energi Listrik
BEGITU keinginan yang terucap dari salah seorang warga Dusun Panggalo, yang merupakan Dusun Tertinggal di Kecamatan Ulumanda. Keinginan tersebut tentu saja menjadi harapan yang sama bagi warga desa maupun dusun lain yang berdomisili di Kecamatan tersebut. Nasib mereka kurang beruntung karena belum menikmati listrik. Ironis memang di jaman yang sudah serba canggih ini, ternyata masih ada desa dan dusun tertinggal di Majene yang belum menikmati sentuhan tenaga listrik yang membuat kehidupan mereka lebih baik. Di sisi lain, PLN sebagai andalan Negara ini untuk mencukupi kebutuhan listrik masyarakat, ternyata keberadaannya belakangan ini sedikit ‘goyah’ bahkan nyaris tidak lagi mendapat kepercayaan dari masyarakat di Indonesia, yang sedang ‘menikmati’ krisis listrik berkepanjangan.
Melihat kondisi yang kurang menguntungkan ini, Pemkab Majene melalui Distamben Majene, merancang terobosan pembangunan pembangkit listrik yang tidak mengandalkan PLN. Gagasan yang direalisasikan adalah PLTD dan PLTMH bekerjasama dengan Tim PNPM Mandiri yang melistriki beberapa desa dengan PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro). Program ini rupanya menuai hasil yang positif utamanya bagi warga beberapa desa yang belum menikmati listrik. Singkatnya, sejak tahun 2007 sampai dengan tahun 2009, sedikitnya terdapat 7 Desa di wilayah Kecamatan Malunda dan Ulumanda yang sudah menikmati listrik.
Sementara itu, Sumber Data dari Distamben Majene juga menyebutkan bahwa Jumlah KK yang belum menikmati listrik di enam kecamatan, yakni Kecamatan Malunda terdapat 1.039 KK, Kecamatan Ulumanda terdapat 1.641 KK, Kecamatan Tammerodo terdapat 512 KK, Kecamatan Tubo Sendana terdapat 60 KK, Kecamatan Sendana terdapat 308 KK dan Kecamatan Pamboang terdapat 341 KK yang belum menikmati listrik. Bila diakumulasikan jumlah KK yang belum menikmati listrik di 6 Kecamatan tersebut adalah 3.901 KK. Jumlah tersebut tentu saja menjadi PR bagi Distamben Kabupaten Majene untuk diselesaikan secara bertahap melalui program tahunan yang terus dilakukan. Pendek kata, Distamben Kabupaten Majene selalu berinovasi dan berkreasi guna melayani masyarakat dalam menikmati kebutuhan energi. (mm)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar